pendidikan anak,
Tanggung jawab mendasar orang-tua
mukadimah tentang batas-batas pendidikan
sebelum kita memasuki rincian pembicaraan tentang persoalan pendidikan,maka penting kiranya kami tunjukan sebuah mukadimah yang perlu di ulang di tengah-tengah kajian tulisan ini.
mukadimah ini berkisar tentang posisi pendidikan dalam menentukan masa depan dan nasib anak,berikut pemahaman tentang batas lingkup upaya pendidikan yang diberikan orang-tua dalam memberikan pengaruh terhadap masa depan anak dan ketentuan nasibnya.
kami telah sebutkan dalam pendahuluan tulisan ini-dan akan kami ulangi dalam pembahasan-pembahasan berikutnya-bahwa melalui upaya pendidikan mereka,orang-tua memiliki pengaruh langsung dalam menggariskan alam masa depan yang dinanti-nantikan oleh anak,baik pengaruh tersebut menunju arah kebahagiaan atau arah kensengsaraan.
namun apakah itu berarti bahwa pendidikan adalah mukadimah yang vital,dan satu satunya syarat dalam menentukan masa depan anak menuju kebahagiaan atau kesengsaraan?
dengan kata lain,apakah pendidikan melalui upaya dan pengaruh orang-tua merupakan illah tammah (sebab yang lengkap) terhadap perilaku dan masa depan anak yang bahagia atau sengsara?ataukah ada faktor-faktor lain yang memiliki pengaruh pula dalam menentukan masa depan ini?
ketika kami menekankan pengaruh penting pendidikan dan upaya orang-tua dalam menentukan masa depan dan nasib anak,kami mengakui bahwa faktor ini tidak merupakan faktorterpenting(illah tammah),atau satu-satunya syarat yang menentukan masa depan anak menuju kebahagiaan atau kesengsaraan.dan faktor ini tidak pula bertindak sendiri menentukan perilaku anak,apapun bentuknya.tetapi kami memandang bahwa upaya orang-tua dalam mendidik anak merupakan muqtadha(tuntutan)bagi di bangunya lahan yang layak untuk masa depan anak pada berbagai jenjang kehidupanya.sebab,biasanya perilaku orang-tua yang taat dan ikut campur tangan dalam mendidik anak,mem-bawa hasil yang positif dan baik yang mempengaruhi masa depanya.
ketika kami menekankan pengaruh penting pendidikan dan upaya orang-tua dalam menentukan masa depan dan nasib anak,kami mengakui bahwa faktor ini tidak merupakan faktorterpenting(illah tammah),atau satu-satunya syarat yang menentukan masa depan anak menuju kebahagiaan atau kesengsaraan.dan faktor ini tidak pula bertindak sendiri menentukan perilaku anak,apapun bentuknya.tetapi kami memandang bahwa upaya orang-tua dalam mendidik anak merupakan muqtadha(tuntutan)bagi di bangunya lahan yang layak untuk masa depan anak pada berbagai jenjang kehidupanya.sebab,biasanya perilaku orang-tua yang taat dan ikut campur tangan dalam mendidik anak,mem-bawa hasil yang positif dan baik yang mempengaruhi masa depanya.